Lebih lanjut, TNI senantiasa menjadikan HHI dan HAM sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas, baik dalam Operasi Militer untuk Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Penerapan prinsip-prinsip hukum tersebut dinilai penting tidak hanya dari aspek kemanusiaan, tetapi juga sebagai landasan legalitas tindakan prajurit di lapangan.
Melalui pertemuan ini, TNI mampu meningkatkan diplomasi militer di kancah international dengan mengembangkan program kerja sama yang adaptif terhadap dinamika tantangan tugas, termasuk dalam konteks keterlibatan TNI pada berbagai misi pemeliharaan perdamaian dunia. Kerja sama berkelanjutan antara Babinkum dan HAM TNI dengan ICRC diharapkan semakin memperkokoh komitmen TNI dalam menegakkan nilai-nilai kemanusiaan universal.













