Persit yang cerdas, jelasnya, adalah mereka yang mampu menjalankan peran sebagai istri dan ibu dengan bijaksana, mendukung tugas suami dengan tulus, serta mendidik anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, beriman, dan berprestasi.
“Keberhasilan sejati seorang ibu dan ayah bukan diukur dari seberapa banyak harta yang dikumpulkan atau setinggi apa jabatan yang diraih, melainkan dari bagaimana kita mampu membentuk anak-anak menjadi pribadi yang baik, tangguh, berkarakter, humanis dan peduli terhadap sesama,” tegasnya.
Mengenai makna elegan, ia menekankan bahwa, keanggunan tidak identik dengan kemewahan ataupun gaya hidup konsumtif.
“Saat ini media sosial banyak menampilkan kehidupan yang hedonis. Ibu-ibu jangan menelan mentah-mentah apa yang terlihat di media sosial dan jangan terpancing untuk terus mengikuti gaya hidup mewah. Persit identik dengan kesederhanaan,” ungkapnya.













