Penyuluhan tersebut juga dimaksudkan untuk memberikan edukasi sekaligus penyadaran bagi masyarakat luas akan kegunaan air hujan agar dimanfaatkan sebagai air minum dan menjadi solusi menjaga ketersediaan sumber daya air.
Menurut Sri Wahyuningsih, mengkonsumsi air hujan memang dinilai tak lazim. Namun, melalui komunitas Banyu Bening yang dirintisnya, air hujan bisa diolah dan diubah menjadi air minum, disamping juga baik bagi kesehatan.
“Pemanenan dan pengolahan air hujan menjadi air minum dengan menggunakan teknologi elektrolisa dinilai mudah, murah dan tepat guna serta manfaatnya baik bagi kesehatan tubuh,” ujarnya saat memberikan penyuluhan kepada para peserta.
Lebih dari itu, dijelaskan bahwa, dahulu masyarakat tak pernah mengalami kekeringan air, sebab nenek moyang kita terbiasa menampung air hujan sebagai persediaan musim kemarau. Sehingga terkait hal itu, ia menggunakan konsep 5 M, yaitu menampung, mengolah, meminum, menabung dan mandiri air













