Adapun materi tes terdiri dari Garjas “A” berupa lari selama 12 menit untuk mengukur daya tahan tubuh. Sementara Garjas “B” meliputi pull-up, sit-up, push-up, shuttle run, serta renang yang bertujuan menilai kekuatan, kecepatan dan ketangkasan peserta.
Sebelum memasuki materi inti, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti senam pemanasan di Lapangan GOR Rejoagung Tulungagung dengan dipandu instruktur jasmani. Langkah ini dilakukan untuk mempersiapkan otot dan meminimalkan risiko cedera selama kegiatan berlangsung.
Kasdim 0807/Tulungagung, Mayor Arh Untung Wiyono, S.T. yang hadir meninjau langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa, pembinaan fisik merupakan unsur penting dalam menjaga profesionalisme prajurit.
“Garjas ini menjadi sarana evaluasi kemampuan fisik anggota. Prajurit yang memiliki kondisi prima akan lebih siap menjalankan setiap tugas yang diberikan secara optimal,” ungkapnya.













