“Kami punya pemikiran dari pada buat tempat buangan sampah, juga buat yang gak-gak karena banyaknya pengunjung. Akhirnya kami ijinkan teman-teman buka ketangkasan dan boling,” jelasnya.
“Akhirnya tempatnya bersih, terang banyak lampu-lampu, jadi kalau ada pengunjung yang senang bisa terhibur dengan ketangkasan tersebut,” katanya.
“Bahkan kebanyakan para pengunjung kalau sudah bermain dapat 1 apa 2 bungkus pun, pengunjung meneruskan jalan-jalan di area Grebeg Besar bermain yang lain. Itu pun juga jamnya mengikuti waktu Grebeg Besar, gak sampai berlarut-larut sampai subuh,” imbuhnya.
Atas nama pengelola Grebeg Besar, dirinya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat dan para pengunjung yang tidak berkenan dan kurang nyaman dari teman-teman di lapangan.













