Dalam amanat Menhan RI, Sjafrie Sjamsoeddin yang dibacakan oleh Wakasal menyampaikan bahwa, pengadaan Kapal BHO (Ocean Going) merupakan bagian dari modernisasi TNI Angkatan Laut yang bertujuan memperkuat unsur pendukung operasi laut, di mana sebagai aset strategis non-combatant, kapal ini berperan penting dalam meningkatkan maritime domain awareness nasional melalui survei dan pemetaan hidrografi serta oseanografi guna mendukung keselamatan pelayaran, pertahanan, dan pengelolaan ruang laut Indonesia.
“Semoga kapal ini dapat menjadi tulang punggung survei laut nasional serta berperan sebagai kontributor utama dalam peningkatan keselamatan pelayaran dan penguatan keamanan maritim Indonesia,” ujar Wakasal.
Turut mendampingi Wakasal dalam kegiatan tersebut yaitu, Wakil Ketua Umum Jalasenastri, Ny. Ketty Erwin S. Aldedharma, sejumlah pejabat dari Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, TNI AL, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jerman, serta pejabat dari Angkatan Laut Jerman dan jajaran manajemen Galangan Abeking & Rasmussen.













