”Mengusung tema ‘Ensuring Safety at Sea’, kegiatan ini menegaskan komitmen bersama TNI AL dan Russian Navy dalam menjaga keamanan wilayah perairan melalui kesiapsiagaan, kepercayaan dan kerja sama praktis demi mendukung perdamaian serta kemakmuran global,” tegas Kasal.
Latihan ini sekaligus menjadi wujud konkret implementasi Politik Luar Negeri Bebas Aktif Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI, Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, yang ditindaklanjuti secara konsisten oleh pimpinan TNI AL untuk terus memperkuat kemitraan maritim yang saling menguntungkan.
Hubungan strategis kedua angkatan laut selama ini, juga tecermin dari partisipasi aktif RFN dalam berbagai agenda internasional yang diselenggarakan TNI AL, seperti Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK), International Maritime Security Symposium (IMSS) 2025, hingga Asia-Pacific Naval Chiefs Symposium (APCS).
Suasana semakin meriah dengan penampilan seni dan budaya Nusantara yang dibawakan oleh prajurit TNI AL, mulai dari Tari Kecak Bali, Tari Tradisional Dayak/Kalimantan, hingga Tari Terang khas Papua. Sebagai wujud penghormatan budaya tuan rumah, prajurit TNI AL juga memukau para undangan saat membawakan tarian tradisional Rusia, Tari Kalinka. (Red).













