Kasad juga menegaskan bahwa Hari Juang TNI AD merupakan momentum penting untuk mengenang peristiwa heroik Palagan Ambarawa, sekaligus menjadi pengingat akan nilai-nilai luhur perjuangan yang harus terus diwariskan kepada setiap prajurit. “Peringatan Hari Juang ini bertujuan untuk mematrikan nilai-nilai luhur perjuangan dan menggelorakan semangat pengabdian yang tulus dalam nadi setiap insan prajurit TNI Angkatan Darat,” lanjutnya.
Tema Hari Juang TNI AD Tahun 2025, yakni “TNI AD Manunggal dengan Rakyat untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera, dan Maju”, disebut Kasad selaras dengan jati diri TNI AD sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional.
Kasad juga menekankan keteladanan Panglima Besar Jenderal Soedirman sebagai sosok inspiratif yang mencerminkan integritas, keberanian, ketulusan, dan pengabdian tanpa pamrih. “Keyakinan, keberanian, ketulusan, kerja keras, dan pengabdian tanpa pamrih adalah inti dari jati diri seorang prajurit. Nilai-nilai inilah yang harus terus menjadi obor semangat prajurit TNI Angkatan Darat,” tegasnya.













