“Tantangan tugas kami ke depan tentunya tidaklah mudah dan semakin kompleks. Dengan tingkat iman dan takwa yang semakin baik, kami berharap juga akan memiliki semangat juang yang tangguh guna menjawab berbagai tantangan tersebut,” ujarnya.
Ismail menambahkan, peristiwa Isra’ Mikraj mengandung banyak pelajaran yang relevan untuk dijadikan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Nilai disiplin, kejujuran, serta ketaatan kepada perintah Allah SWT, menurutnya, sejalan dengan jati diri prajurit TNI.
Melalui peringatan tersebut, sebut Ismail, Korem 081/DSJ ingin mewujudkan sosok prajurit dan ASN yang tidak hanya profesional dan tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki landasan yang kuat dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara. (Red).













