KAB. BANDUNG || bedanews.com — Puluhan ribu warga dari 31 Kecamatan memenuhi pekantoran Pemerintah Kabupaten Bandung, Rabu 17 Agustus 2022, hanya untuk menyaksikan kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77.
Dampak dari membludaknya warga di acara tersebut, mengakibatkan Jalan Al Fathu mengalami kemacetan karena sebagian bahu jalan dan trotoar digunakan untuk parkir motor.
Warga yang berkunjung selain untuk menyaksikan kemeriahan hari kemerdekaan juga sebagian melakukan bohtram dengan seluruh keluarganya juga sanak familinya dengan menggelar tikar di halaman pekantoran.
Seperti dikatakan Imas (49), warga Cicalengka, ia sengaja datang ke Pemkab Bandung dengan tujuan bohtram dan menyaksikan karnaval. Ia mengaku selama 2 tahun dalam ancaman pandemi covid 19, tidak bisa leluasa bersilaturahmi. “Melalui hari besar ini, saya sengaja memanfaatkannya untuk berkumpul bersama,” katanya di lokasi.
Demikian juga dengan Euis (22) dan Maman (27), warga Banjaran, memanfaatkan momen ini dengan berkunjung ke Pemkab Bandung. Pasangan muda yang baru dikarunia satu orang puteri itu, merasa gembira bisa leluasa melihat kegiatan peringatan hari kemerdekaan yang diakuinya sangat meriah.
“Tadinya isteri saya ingin minta izin poto bersama dengan Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati. Tapi karena keadaannya seperti ini, kataknya tidak akan kesampaian,” ujar Maman.
Semoga saja di tahun berikutnya, lanjut Maman, bisa di gelar kembali. Karena acara seperti ini selain menghibur juga bisa mengetahui potensi-potensi daerah di Kabupaten Bandung.
“Terima kasih Kang DS atas yang sudah menjadikan Kabupaten Bandung Bangkit Edukatif Dinamis Agamis dan Sejahtera (BEDAS). Semoga Kabupaten Bandung bisa dibedaskeun,” pungkasnya.***










