Menurutnya penyakit kanker di Kota Cimahi perlu mendapatkan perhatian semua pihak. Berdasarkan data laporan kanker tahun 2022 di Kota Cimahi yaitu kanker payudara sebanyak 115 orang, kanker leher rahim / serviks 6 orang, dan neoplasma / tumor jinak 445 orang.
“Upaya pencegahan dan penanggulangan kanker leher rahim dan kanker payudara, bukan hanya tugas Dinas Kesehatan semata. Diperlukan kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak. Diharapkan dengan terwujudnya masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat, angka kesakitan dan kematian karena kanker leher rahim dan kanker payudara di Kota Cimahi dapat diturunkan secara signifikan,” tutur Dikdik.
Salah satu penyebab tingginya kasus kanker di Indonesia, imbuhnya, adalah kondisi lingkungan yang terus menghasilkan bahan karsinogenik, seperti rokok, daging olahan dan sebagainya. Penyebab lain juga mempengaruhi seperti kebiasaan bergadang, kurang olahraga dan makan terlalu banyak.













