KAB. BANDUNG || bedanews.com — Mencoba memberikan yang terbaik kepada masyarakat, selalu ingin berbuat demi kemaslahatan, menebar kebaikan tanpa pamrih. Dan berusaha menjadi yang terdepan ketika ada yang membutuhkannya.
Perempuan sederhana yang tinggal di Kecamatan Dayeuhkolot itu mempunyai nama, Ema Rahmawati, melakukan bakti tanpa pamrih, melayani masyarakat walau bukan aparat, mengedepankan kepentingan umum sebagai prioritas hidupnya.
“Saya tak mempunyai keinginan lain selain bisa berbuat kebaikan untuk masyarakat, walau tidak dengan harta membantu mereka, tenaga dan pikiran saya bisa dipergunakan demi mereka,” katanya saat ditemui dirumahnya di Dayeuhkolot, Minggu 12 Juni 2022.
Ema bukan orang kaya seperti kebanyakan orang sengaja menyisihkan hartanya untuk memberikan bantuan sosial. Tapi ia punya tenaga dan keinginan kuat untuk melakukan yang baik walau pun bukan yang terbaik bagi masyarakat.
Kepeduliannya terhadap masyarakat kecil patut diacungin jempol. Juga kesediaannya saat masyarakat butuh bantuannya tidak mengenal waktu. Bahkan beberapa waktu lalu, ia rela membawa beberapa tabung gas melewati genangan air banjir hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Perempuan itu memang tak kenal lelah. Ia tangguh sekokoh gunung, ia kuat karena tekadnya, dan ia tak pernah menuntut dari kebaikannya itu ada balasan yang diterimanya.
“Saya hanya meminta kepada masyarakat untuk mendoakan saya tetap sehat. Dengan begitu saya bisa berbuat untuk masyarakat,” ujarnya sebelum menutup pembicaraannya.***










