Menurutnya, jalan yang dibangun tersebut merupakan jalan yang sangat vital. Selain sebagai jalan penghubung, jalan tersebut juga sebagai akses utama jalur pertanian, dimana jalan digunakan warga untuk lalu lalang dan mengangkut hasil panen pertanian.
Sementara itu, Pasiter, Kapten Chb Ajit Anggono menambahkan bahwa, pelaksanaan Karya Bakti Mandiri juga melibatkan warga masyarakat, sehingga proses pengerjaannya diharapkan akan lebih cepat.
Ia menjelaskan bahwa, pelaksanaan program ini dilatarbelakangi terbatasnya akses jalan antar desa sehingga akses pertanian dan akses mobilitas terhambat. “Program ini akan kita laksanakan dalam beberapa hari ke depan. Semoga berjalan lancar serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Red/Pendim 0716/Demak).













