Tanggap dan cepat dalam penanganan musibah, harusnya dilakukan pemerintah, apalagi yang menyangkut pendidikan. Mengingat para pelajar saat ini adalah aset negara di masa depan, sudah sepatutnya negara yang menjamin kenyamanan dan keamanan proses belajar mengajar bukan masyarakat. Apalagi saat ini banyak ditemui bangunan sekolah baik area kota ataupun desa belum direhabilitasi. Terutama di daerah-daerah terpencil yang sulit untuk dijangkau.
Seperti inilah potret buram dalam sistem kapitalis sekuler yang tidak berpihak pada kepentingan masyarakat. Berharap pada perhatian negara dalam sistem kapitalis sekuler bagai pungguk merindukan bulan. Upaya yang dilakukan pemerintah saat ini, tidak menjadikan rakyat/masyarakat prioritas utama. Pelayanannya untuk pendidikan melalui program-program yang dibuat hanya program tambal sulam (Incremental), dan tidak berkelanjutan (Sustainable).













