Sejalan dengan hal tersebut, Plh Sekretariat Daerah Kota Bandung, Hikmat Ginanjar menyampaikan, sebagai negara dengan berlandaskan Pancasila dalam penyelenggaraannya tidak bisa mengabaikan eksistensi para ulama dalam mengambil kebijakan.
Pada titik tertentu, kata Hikmat, ulama dan umaro bahu membahu menciptakan Bandung yang kondusif.
“Baik ulama maupun umaro Kota Bandung telah menjalankan peran satu sama lain dengan baik dan saling melengkapi,” jelas Hikmat.
Kerja sama yang baik terbukti, kata Hikmat, saat Kota Bandung menyelenggarakan pesta demokrasi 2024 lalu dengan aman, damai, dan kondusif.
Pada kesempatan itu pula Hikmat menyampaikan bahwa solidaritas ulama dan umaro akan diuji saat Pemilihan Wali Kota mendatang.
“Saya yakin pemilihan wali kota mendatang akan aman, damai dan kondusif seperti kemarin,” ujarnya.**













