Di antaranya perwakilan dari Bappenas, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pekerjaan Umum, hingga Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
Kemendagri juga mendorong penggunaan sistem digital lewat Web Aksi Bangda. Selain itu, kualitas data dan ketepatan waktu pelaporan juga jadi hal penting supaya kebijakan yang diambil lebih tepat sasaran.
Untuk tahun 2026, ditargetkan ada 412 Kabupaten/Kota yang masuk kategori berkinerja baik. Sampai awal 2025, capaian sementara sudah di angka 252 daerah. Kalau dihitung akumulasi, sampai 2026 diproyeksikan bisa mencapai 449 daerah.
Ke depan, di 2027 ditargetkan ada tambahan 411 Kabupaten/Kota lagi yang berkinerja baik. Kalau tercapai, totalnya bisa tembus 1.020 Kabupaten/Kota secara nasional.













