“Selama ini kita mendapatkan akses informasi yang sangat luar biasa. Sehingga, silaturahmi, dan kemitraan yang terjalin selama ini bisa terus berlanjut,” tegasnya.
Selain itu, Haris menegaskan bahwa, wartawan itu harus cerdas dan memilah informasi yang mendidik, sehingga tidak membuat gaduh.
“Boleh kita bikin berita yang bombastis, akan tetapi tolong dicek kembali kebenarannya dan dicek kembali informasi itu, apakah informasi tersebut benar atau hoaks,” katanya.
Selain para insan pers, hadir juga dalam acara tersebut, anggota komunitas sepeda lipat (Hasi) Palangka Raya dan tokoh lintas profesi Kalimantan Tengah. (Red/Penrem 102).













