Meski banyak kesulitan, namun Paus Fransiskus mengajak umat untuk bisa belajar dari sikap Petrus untuk terus menebarkan jala meski sempat tidak mendapatkan apa-apa.
“Tentu saja, selalu akan ada kesulitan-kesulitan dan alasan-alasan untuk mengatakan tidak,” kata Paus
“Tetapi, marilah kita melihat sekali lagi sikap Petrus: datang dari satu malam yang sulit ketika la tidak menangkap apa-apa, lelah dan kecewa, tetapi, daripada tinggal seolah-olah dilumpuhkan di dalam rasa hampa atau terhalang oleh kegagalannya sendiri,” tambahnya.
Kemudian, Paus Fransiskus mengutip bagaimana kalimat Petrus.
“Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa. Tetapi atas perintah-Mu aku akan menebarkan jala juga” (ay. 5),” ungkapnya.
“Atas perintah-Mu aku akan menebarkan jala juga. Kemudian, sesuatu yang mengejutkan terjadi, yakni mukjizat penuhnya perahu dengan ikan sampai hampir tenggelam (bdk. ay. 7),” ujarnya.













