“Poin-poinnya bagaimana, perhatiannya dimana, perbaikannya dimana, butuh stimulusnya dari mana dulu, apa dari bicara, apa dari fokus, hal ini dilakukan pada saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS),” jelasnya.
Sesuai perkembangan masing-masing anak kita catat, perkembangan apa yang lebih dikuasai atau apa yang kurang dari anak kita catat untuk di sampaikan kepada orang tua, bagi yang kurang bisa di les privatkan atau lebih fokus lagi dirumah, karena disekolah hanya beberapa jam.
“Ada sidang Murojaah, di sekolah ini pokusnya dalam satu bulan harus bisa satu hadist, satu surat, satu doa, jadi dalam 6 bulan bisa enam hadist, enam surat dan enam doa. Bagi siswa yang dirumahnya sudah hapal lebih dari enam itu lebih baik lagi,” ungkapnya.
Sesuai Permendikbud RI Nomor 18 Tahun 2018
MPLS di lakukan pihak sekolah guna mengenali potensi, membantu siswa adaptasi, menumbuhkan motivasi positif, mengembangkan interaksi positif dan menumbuhkan perilaku positif baik kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, bersifat edukatif dan kreatif.**











