Damai Hari Lubis (Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)
JAKARTA || Bedanews.com – Tidak mustahil Yusril Ihza Mahendra Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan di Kabinet Merah Putih (KMP) adalah sosok di belakang layar dari Menteri Hukum dan HAM (Supratman Andi Agtas), karena struktural dan fungsional Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, tepat dibawah langsung Presiden RI Prabowo Subianto. Selain ilmu hukumnya mumpuni, sehingga sesuai TUPOKSI (tugas pokok dan fungsi dan jabatan) Yusril.
Oleh karenanya tida keliru jika mengatakan, “Yusril adalah tokoh pemberi masukan terhadap Presiden RI terkait Abolisi kepada Lembong dan Amnesti kepada Hasto dan Prabowo selaku Presiden RI yang publik yakini memang turut mengamati semua gejala perkembangan dan kehidupan politik hukum tanah air, termasuk diantaranya perkembangan proses peradilan kepada kedua tokoh politik dimaksud (Lembong dan Hasto) serta dengan kecerdasannya yang ada *_asli lulusan Akmil_* dan tidak pernah terdengar ditengarai atau dipermasalahkan originalitas diplomanya oleh publik, karena riil foto saat wisuda dan foto bersama para wisudawan dan foto keluarga saat acara wisuda Akmil lengkap konkrit adanya.











