Anehnya, saat kenaikan BBM Jokowi menyalahkan pemilik mobil. Ini gaya politik cuci tangan sang kepala negara.
“Yang bikin publik kecewa, mana capres-capres yang berani berdiri untuk rakyat dan menentang kebijkan ini. Sebetulnya Mega dan Puan bisa tegur keras Jokowi dia kan dicalonkan PDIP,” tegasnya.
Saat ini tak ada lagi legislator berhaluan moderat semua berpikir masalah (3P) partai, perut dan pribadi mereka.
Lebih jauh, sambung dia, dana korupsi Surya Darmadi senilai Rp104 triliun bahkan lebih di sita negara dan dipakai untuk subsidi serta Rp20 triliun korupsi BPJS sampai dana konsorsium 303.
“Tapi pemerintah tak menggunakan akal mereka jadi mereka menggunakan rumus short cut atau jalan pintas,” ucapnya.
Jangan ada lagi kata “pro rakyat” serta hilangnya istilah “Vox Populi Vox Dei” sudah tidak berguna harga kebutuhan pokok naik di saat rakyat lagi susah dan menderita akibat Covid-19.













