Menurutnya, HAKI tidak hanya mencetak advokat yang memahami teori hukum, tetapi juga membina lahirnya Advokat Pejuang yang memiliki integritas, keberanian, kecerdasan, serta keberpihakan kepada keadilan.
“HAKI hadir bagi masyarakat yang ingin berjuang. Kami siap membina dan melahirkan Advokat Pejuang yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian moral dalam menegakkan hukum dan kebenaran demi kepentingan rakyat Indonesia,” ujar Pitra Romadoni Nasution.
Pada kesempatan tersebut, Pitra juga memaparkan berbagai tantangan dunia hukum Indonesia ke depan. Ia menjelaskan bahwa, profesi advokat akan menghadapi dinamika yang semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi, transformasi sistem peradilan, perubahan regulasi, hingga meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap profesionalisme penegak hukum.













