Muhammad Thohar (Gus Toto), pria Kelahiran Kota Wali Demak ini, menambahkan, persoalan carut marut dan amburadulnya pendidikan di Jakarta, tiap tahun terus terjadi dan hari ini pendidikan masih menjadi sektor yang berpotensi besar sebagai ladang korupsi bagi penyelenggara pendidikan yang disebabkan oleh lemahnya sistem pengawasan serta penegakan hukum.
“Perilaku koruptif seperti banyaknya kasus pungutan liar yang marak pada saat PPDB sampai terjadi pemecatan ratusan para Guru Honorer,” tandasnya.
Bahkan sebelum dipecat secara sepihak setelah Disdik DKI Jakarta menerima temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Mereka menerima formulir ‘cleansing’ yang harus diisi atau ditandatangani.
Pemberhentian secara massal ratusan guru honorer atau cleansing secara mendadak di Jakarta memunculkan kembali masalah pelik pendidikan yang tak kunjung usai.










