Melalui kegiatan tersebut, SAPALA ingin menegaskan bahwa pecinta alam bukan sekadar aktivitas mendaki gunung. Ia dapat menjadi media pendidikan karakter yang memadukan ketangguhan fisik, kekuatan mental, kecintaan terhadap alam, ukhuwah Islamiyah, dan penguatan nilai-nilai Al-Qur’an.
Di Gunung Sindoro, para santri belajar bahwa puncak bukan sekadar tempat untuk berdiri lebih tinggi, tetapi ruang untuk melihat diri lebih dalam. Dan dalam momentum kemerdekaan, mereka membawa pulang pelajaran bahwa perjuangan membutuhkan ketekunan, kebersamaan, adab dan tanggung jawab. (Red).
Page 6 of 6













