“Kalau karakter itu tidak kita ubah, jangan berpikir organisasi ini akan hidup lebih lama, karena akan ditinggalkan rakyat Indonesia. Maka, saya instruksikan, sebagaimana perintah Ketua Umum, mulai hari ini, PP Jawa Timur dan seluruh kader Pemuda Pancasila di Indonesia harus berubah,” tegas dia.
Jika pada masa lalu Pemuda Pancasila sering terlibat dalam keributan dengan sesama ormas, maka, kata Ahmad M Ali, saat ini Pemuda Pancasila harus ‘ribut’ ketika kepentingan rakyat diganggu.
“Kita harus hadir di tengah-tengah kepentingan rakyat. Ini yang harus kita tanamkan. Dibutuhkan pemahaman atas perubahan yang terjadi. Melalui Muswil ini, saya memerintahkan agar Pemuda Pancasila mulai membuka kantor-kantor, rumah besar Pemuda Pancasila, yang tak hanya digunakan untuk membicarakan kepentingan Pemuda Pancasila saja, tetapi juga digunakan sebagai rumah untuk membicarakan kepentingan rakyat,” papar Ahmad M Ali.













