Sedangkan terkait dengan kondisi beberapa warga panti yang saat ini terjangkit penyakit gatal-gatal yang diakibatkan oleh kondisi salah satu bangunan yang kurang baik sirkulasi udaranya. Sehingga terjadi kelembaban udara.
Karena itu DPRD mendorong agar ada percepatan rehab ulang agar bangunan tersebut layak untuk dihuni oleh para warga panti dengan tingkat sirkulasi udara yang sehat.
“Terakhir kami dorong yaitu pemenuhan kebutuhan yang paling mendasar yaitu biaya kesehatan dan biaya perawatan ketika pemakaman. Karena dalam satu tahun rata-rata kisaran 15 sampai 25 warga panti yang wafat di tempat ini,” katanya.
Sehingga kami sangat berharap agar dalam penganggaran memperhatikan kebutuhan tersebut dianggarkan sesuai dengan budget kebutuhan tersebut, pungkas Abdul Muiz. @her











