Menurut Yana, dengan terus mengembangkan aplikasi dan seluruh warga masyarakat dapat terkoneksi terintegrasi melalui berbagai aplikasi yang dikembangkan, tujuan menjadi e-Government bisa terlaksana.
“Meski penghargaan atau apresiasi bukan satu tujuan, tapi alhamdulillah di tahun ini salah satu konsultan independen, Eden Strategy Institute di Singapura melakukan penelitian terhadap 230 kota besar di dunia. Kota Bandung menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang masuk 50 besar di ranking 28,” ungkapnya.
“Jadi mudah-mudahan ini menunjukkan bahwa apa yang kita semua lakukan menuju Bandung Smart City sudah di jalur yang benar, apalagi hari ini diluncurkan aplikasi e-Partisipasi,” lanjutnya.
Yana menambahkan, pemerintah tidak bisa mengerjakan masalah sendiri, namun butuh partisipasi berbagai kelompok masyarakat. Sehingga aplikasi e-Partisipasi dapat membantu pemerintah dan sebagai ikhtiar dalam membangun Kota Bandung.













