Yana mengatakan, GGM sudah bisa mulai diaktivasi, tetapi belum 100 persen, karena furniturnya yang belum tersedia.
Menurutnya kegiatan di GGM akan banyak, karena fungainya sebagai pusat aktivitas para pemuda dan creative center, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) juga dapat melakukan kegiatannya di GGM.
“(Kegiatannya) cukup banyak, terutama saya dorong karena ini gelanggang generasi muda, jadi KNPI juga bisa mengaktivasi kegiatannya di sini,” katanya.
Terkait furnitur yang belum tersedia, Yana mengatakan akan menganggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2022 mendatang.
“Mudah-mudahan bisa teranggarkan di perubahan tahun depan,” ucapnya.
Yana berharap, GGM yang mempunyai nilai sejarah dapat dimanfaatkan para pemuda di Kota Bandung, sehingga Pemkot Bandung pun mengaktivasi GGM ini.










