Di antaranya menghadirkan Sekolah Siaga Kependudukan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung dan Dinas Pendidikan, untuk memberikan pemahaman kepada para siswa.
“Pemahaman yang baik terkait masalah kependudukan berpengaruh langsung terhadap laju pertumbuhan penduduk maupun angka fertilitas di kemudian hari,” ungkap Yana.
Menurutnya, sekolah siaga hadir membawa misi pembangunan kependudukan di masa depan. Program tersebut guna mewujudkan peningkatan kualitas pembangunan berwawasan kependudukan.
“Harus memulai dari tingkat SMP, sehingga akan menghasilkan SDM yang Berkualitas,” imbuhnya.
Di tempat sama, Kepala DPPKB Kota Bandung, Andri Darusman menjelaskan, Sekolah Siaga Kependudukan hadir membawa misi pembangunan kependudukan masa depan. Mengingat selama ini materi kependudukan belum terintegrasi di semua mata pelajaran.











