“Saya mau memberikan gelar pada Jokowi sebagai “Raja Ngibul”. Alasanya sederhana yakni semua omongannya penuh tipu-muslihat, dusta dan ngibul. Jadi Jokowi layak menyamdang gelar ini,” imbuhnya.
Contoh dusta yang lainnya, 6000 produksi mobil esemka (ngibul), Esmeka buatan anak bangsa (ngibul), ratusan investor IKN (ngibul), anak-anak tak berpolitik, (ngibul) akan pulang ke Solo beristirahat (ngibul), akan datang bawa ijasah di sidang (ngibul), tak akan impor pangan (ngibul), awal 2026 gedung-gedung berdiri di IKN (ngibul).
“Jadi dari 100 persen perkataan Jokowi, 99 persen ngibul tak ada yang benar,” pungkasnya. (Red).
Page 2 of 2













