Terlebih lagi Taiwan telah membentuk sejumlah program pencegahan dan pengelolaan penyakit tidak menular. Misalnya, program yang menargetkan penyakit metabolik kronis untuk membantu kelompok berisiko, menyediakan layanan seperti panduan pola makan dan olahraga serta informasi berhenti merokok untuk memberdayakan masyarakat dalam mengendalikan kesehatan mereka sendiri.
Inisiatif semacam itu meningkatkan taraf hidup dan mengurangi prevalensi tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan gula darah tinggi yang sering menyebabkan penyakit kronis. Taiwan juga mendukung perang global melawan kanker dan mengurangi angka kematian akibat kanker sebesar 25 persen pada 2025.
Sejalan dengan Inisiatif Penghapusan Kanker Serviks WHO, Taiwan mensubsidi pemeriksaan serviks dan vaksinasi human papillomavirus (HPV). Vaksin HPV telah diberikan kepada siswi berusia 12 hingga 15 tahun sejak 2018. Hingga Desember 2022, tingkat cakupan telah tercapai sebesar 92,1 persen.













