Chandra Bhakti juga meninginkan setiap Cabor untuk menerapkan program Sport Science. “Disamping program Digitalisasi, setiap Cabor harus ada program Sport Scince, hal ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan olah raga kita,” ujar Chandra Bhakti melalui keterangannya, Minggu (2/10).
Senada dengan Chandra Bhakti, Ketua Umum PBTI, Letjen TNI (Purn) Thamrin Marzuki dalam sambutanya yang di bacakan oleh Ketua Harian PBTI, G. M Antony Musa Siregar
menyampaikan bahwa, Penataran Wasit Taekwondo Tingkat Nasional ini untuk menjawab keluhan para Ketua Pengprov terkait minimnya wasit Taekwondo tingkat Nasional di daerah – daerah, sehingga pembinaan taekwondo di daerah tidak terhambat lagi. Apalagi sekarang taekwondo Indonesia sudah mengembangkan perangkat digital dalam hal ini program TIIS, sehingga kedepan taekwondo Indonesia bisa menjadi lebih baik dari sekarang termasuk program perwasitan. (Red).













