Nuruzzaman juga menjelaskan, para pendiri Koperasi Demi Umat telah melakukan silaturahim dan membangun aliansi strategis dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Kamar Dagang dan Indsutri (Kadin) Indonesia.
Aliansi strategis dimaksud, menurut dia juga akan dilakukan dengan Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren), Induk Koperasi Pesantren (Inkopontren), Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP), Induk Koperasi Syariah (Inkopsyah) dan Sekolah Peternakan Rakyat (SPR).
Sementara itu, konsep dan ‘mindset’ (pola pikir) shadaqah yang mengalahkan riba siap menjadi platform gerakan, dan gerakan berkoperasi ini akan mengembalikan kedaulatan rakyat sebagai pemilik industri dari hulu ke hilir di negerinya sendiri.
“Dalam kaitan ini, berdirinya Koperasi Demi Umat diharapkan menjadi titik tolak kebangkitan ekonomi rakyat di tengah keadaan serba darurat saat ini,” kata Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI itu. (Red).












