Hadir juga Bupati Agam, Dr H Andri Warman, S.Sos, M.M dan memberi sambutan atas nama pemerintah Sumatra Barat. Setelah beri sambutan, Bupati Agam, Andri Warman meninggalkan acara, karena masih ada acara lain.
Kepada wartawan, Ketua Bundo Kanduang Jakarta Timur, drg. Liza Festari mengatakan, budaya tetap harus dilestarikan, agar bisa dikenal pada anak-anak kita, seperti yang kita lihat tadi anak-anak pelajar SLTP dengan lemah gemulai menari tari piring, yang sudah dikenal di manca negara.
“Kegiatan kita ini merangkul segala lapisan masyarakat dan tidak membedakan suku apapun. Kami minta budaya Minang harus dilestarikan sebagai cagar budaya bangsa yang bermartabat, bila perlu bisa diakui UNESCO,” ujarnya.
Lanjut Liza, Kami apresiasi dengan kedatangan Bupati Agam, Andri Warman. Karena jauh-jauh datang, mau peduli pada orang Minang yang di rantau. “Harapannya kedepan, mari mulai sekarang seluruh warga Minang, khususnya Bundo Kanduang kita harus bisa lestarikan budaya Minang, jangan sampai terkikis perubahan jaman digital. Apalagi Kasudin Pariwisa Jakarta Timur sangat mendukung kegiatan kita ini. Insya Allah kedepan akan terselenggara akan lebih baik lagi,” tegas Liza Festari. (Harry A).













