“Kami sangat menghargai kegiatan yang dilakukan saudara-saudara kita tersebut. Kami akan menyampaikannya kepada saudara kita yang lagi tertimpa bencana yang ada di Semeru,” tutur Iksan.
Donasi yang dikumpulkan oleh masyarakat Papua tersebut, menurut Iksan menunjukkan adanya kegotongroyongan bersama, kedekatan antar sesama sebagai anak bangsa. Dalam artian, apabila saudara kita mengalami kesusahan kita beramai-ramai untuk membantu mereka yang kesusahan.
“Nah ini yang ditunjukkan saudara kita Papua yang ada di Surabaya,” tegas Iksan.
Iksan menuturkan, dibukanya posko di Balai Kota didorong oleh berbagai pihak. Sebab di Surabaya sendiri terdapat banyak unsur, yang namanya arek-arek Suroboyo terdiri dari berbagai macam elemen. Banyak sekali saudara kita dari daerah yang sekarang memang menyatu menjadi arek-arek Surabaya.













