Selain memberikan pesan kepada para wasit untuk senantiasa terus belajar dan mengembangkan pengetahuan tentang perwasitan, Ketua Umum juga mengajak para praktisi taekwondo, utamanya para wasit untuk ikut serta membantu mengajak dan terus mensosialisasikan program Aplikasi Taekwondo Indonesia Integrated System (TIIS).
TIIS adalah sebuah program layanan terpadu berbasis digital aplikasi untuk keperluan semua proses administrasi kegiatan taekwondo.
“PBTI bersama seluruh pengprov, mengajak semua para wasit taekwondo Indonesia, juga harus memiliki paradigma dan persepsi yang sama. Yakni bagaimana melayani para taekwondoin diseluruh Indonesia dengan cepat, efektif dan mudah. Hal ini sekaligus menjawab tantangan problem mendasar tata kelola organisasi selama ini yang begitu luas tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia dengan problematika aspek geografis dan demografisnya, yang berimplikasi bukan saja terakit prestasi, tapi juga kesenjangan informasi, akses dan kebutuhan pelayanan lainnya dari PBTI,” imbuhnya













