Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki menyatakan patroli gabungan melibatkan personel Polres, TNI dari Kodim 0806, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), serta Banser. Kolaborasi lintas instansi dirancang agar pemantauan dan penanganan situasi berlangsung terpadu, cepat dan proporsional, sekaligus memaksimalkan penggunaan sumber daya logistik dan komunikasi antarunit.
Rute patroli difokuskan pada titik-titik yang dinilai rawan, termasuk pusat keramaian, perempatan strategis, fasilitas pelayanan publik, pasar tradisional, terminal, tempat ibadah, dan akses menuju kantor pemerintahan. Selain pemeriksaan fisik, tim juga melakukan pendekatan dialogis kepada warga di pos-pos yang dilewati untuk menyerap informasi lokal dan meredam potensi eskalasi.













