Setiap keluarga mendapatkan jatah 10 kilogram beras, yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan mereka selama beberapa minggu ke depan.
“Ini merupakan bagian dari program bantuan sosial yang digulirkan pemerintah pusat melalui Desa, untuk disalurkan kepada masyarakat kurang mampu dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari hari,” terang Babinsa.
Selain melakukan monitoring, pihaknya juga melakukan interaksi langsung dengan warga, mendengarkan keluhan dan aspirasi mereka. Banyak warga yang menyampaikan bahwa bantuan ini sangat membantu, terutama dalam situasi ekonomi yang sulit seperti sekarang.
“Kehadiran kami dalam mengawal Pendropan beras bantuan ini adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua pihak maupun penerima manfaat, agar tidak ada kecurangan dan tepat sasaran dalam pendistribusian,” jelas Sertu Rosadi.













