Selain itu, petugas juga mengingatkan pengemudi terkait kesesuaian muatan dengan kapasitas kendaraan serta tata cara pengangkutan yang aman dan benar. Menurut Djoko, kelebihan muatan masih menjadi salah satu faktor yang kerap memicu kecelakaan lalu lintas.
“Muatan harus sesuai dengan kapasitas kendaraan. Overload bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga membahayakan keselamatan,” ucapnya.
Operasi Keselamatan Candi 2026, bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya yang berpotensi menimbulkan korban fatal. Operasi ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi, imbauan, serta pengawasan di lapangan.
Djoko menambahkan, adapun target operasi meliputi berbagai pelanggaran lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm standar, melawan arus, melebihi batas kecepatan, penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, serta kendaraan angkutan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.











