Darman menambahkan, memasuki H-5 lebaran Idul Fitri 1443 H pantauan arus mudik dari Jawa tengah menuju Jawa Timur di pos pelayanan perbatasan tersebut belum terlihat tanda-tanda adanya peningkatan kendaraan yang signifikan, hal tersebut diprediksi karena banyak masyarakat yang menggunakan jalur tol untuk mudik tahun ini.
“Namun CB yang kita lakukan dengan memberikan tanda himbauan bahwa masuk Jawa Timur harus sudah vaksin, mungkin di daerah asal karena buru-buru pemudik belum melaksanakan vaksin dosis tiga (booster) disini kita akan layani dengan baik, Alhamdulillah para pemudik juga antusias menerima vaksin tidak ada penolakan,” imbuhnya.
Masih kata Darman, dalam pelayanan vaksin bagi pemudik petugas yang ada di pos tersebut, melaksanakan sebanyak tiga kali dalam sehari.













