Peserta juga mendapatkan pengenalan mengenai adiksi, proses pemulihan, dan pentingnya peran dukungan lingkungan dalam rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba. Di akhir hari pertama, para peserta diperkuat dengan materi literasi digital dan strategi komunikasi publik agar mampu menyampaikan pesan anti-narkoba secara kreatif serta menjangkau generasi muda melalui platform digital.
Pada hari kedua, peserta mendapatkan penjelasan mengenai kebijakan strategis nasional dalam P4GN serta pentingnya penguatan karakter penggiat sebagai agen perubahan sosial yang tangguh.
Materi berikutnya mendorong peserta untuk menyusun rencana aksi nyata di wilayah masing-masing melalui program-program lokal yang adaptif dan kolaboratif. Pelatihan ditutup dengan sesi microteaching, di mana para peserta melakukan simulasi penyuluhan dan praktik penyampaian materi secara langsung sebagai bekal dalam menghadapi tantangan lapangan.











