Selain itu, juga untuk meningkatkan sinkronisasi dan kolaborasi LPM dengan Pemkot Bandung dalam pelaksanaan program kegiatan kewilayahan.
“Serta untuk menggerakan dan menghimpun partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan di Kota Bandung,” tuturnya.
Pada kegiatan tersebut diikuti oleh 200 orang yang terdiri dari berbagai unsur, yakni unsur pemerintahan, paguyuban camat se-Kota Bandung, forum lurah, para ketua DPC LPM, serta para ketua LPM dari 151 kelurahan.
“Sehingga diharapkan akan menghasilkan terbentuknya pemahaman yang sama antara pengurus lpm di Kota Bandung terkait optimalisasi upaya penyerapan dan penyaluran aspirasi masyarakat,” ucap Asep.(Cut Salsa)













