Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi serah terima jabatan Penatarama Genderang Suling Gita Jala Taruna dari Sermatar (P) Muhammad Reza Pahlevi kepada Sertar (P) Ahmad Reyhan Akbar, sebagai simbol estafet kepemimpinan dari angkatan senior kepada junior.
Dalam sambutannya, Ibu Taruna AAL menyampaikan bahwa, serah terima jabatan merupakan tradisi yang memiliki makna mendalam sebagai estafet nilai-nilai kepemimpinan, disiplin, tanggung jawab dan pengabdian. Beliau menekankan bahwa, kepemimpinan sejati harus dibangun di atas integritas karena integritas akan melahirkan kepercayaan sebagai fondasi utama bagi calon Perwira TNI Angkatan Laut.
Lebih lanjut disampaikan bahwa, keberhasilan seorang Taruna tidak hanya diukur dari prestasi akademik maupun kemampuan fisik, tetapi juga dari karakter, moral dan kehormatan yang senantiasa dijaga. Jabatan yang diemban merupakan amanah untuk belajar memimpin dengan rendah hati, menjaga nama baik almamater dan keluarga, serta menjunjung tinggi jiwa persaudaraan. Keberhasilan yang diraih merupakan buah dari kerja keras yang disertai doa dan ridho Tuhan Yang Maha Esa serta restu orang tua, sehingga diharapkan para Taruna terus mengabdi dengan tulus demi menjaga kehormatan Akademi Angkatan Laut serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara.













