Terkait tolak ukur kesuksesan pengamanan KTT ke -42 ASEAN, menurut Laksamana TNI Yudo dilihat dari ada atau tidaknya ancaman. “ Tolak ukurnya artinya tidak ada ancaman baik dari luar maupun dari dalam, tidak ada rintangan dalam melaksanakan tugas sehingga KTT yang sudah direncanakan sejak awal, mulai dari kedatangan kemudian pelaksanaan bilateral, acara meeting, sampai kepulangannya para kepala negara dan delegasi semuanya dapat terlaksana sesuai rencana”, tambah Panglima TNI.
Lebih lanjut disampaikan Panglima TNI bahwa alat sistem utama senjata (Alutsista) TNI pesawat TNI AU, berperan cukup penting saat terjadi hujan di Labuan Bajo. “Kemarin tanggal 9,10 dan 11 Mei sempat hujan, namun demikian bisa kita atasi ya kita menggunakan kurang lebih 20 ton garam kita sebar dengan pesawat TNI AU dan alhamdulillah bisa cuacanya sempat hujan tapi bisa terang, dan kegiatan sesuai dengan rencana baik joy sailing maupun dinner yang berada di luar sehingga dengan berhentinya hujan kita dapat melaksanakan sesuai rencana,” kata Laksamana TNI Yudo.













