Pembangunan monumen tersebut mendapat sambutan positif dan antusiasme tinggi dari masyarakat setempat. Selain berfungsi sebagai penanda kawasan, monumen ini dinilai memiliki potensi sebagai daya tarik baru wilayah Cijulang serta penguat identitas daerah, khususnya karena lokasinya berada di jalur utama menuju kawasan wisata Batukaras.
Kehadiran Monumen Panser Saladin menegaskan komitmen TNI dalam menjaga dan mewariskan nilai-nilai sejarah pertahanan negara kepada generasi penerus. Monumen ini menjadi simbol pengabdian TNI sekaligus wahana edukasi sejarah di ruang publik yang diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran nasional, rasa bangga, serta memperkuat semangat nasionalisme dan kedekatan masyarakat terhadap TNI dan perjalanan bangsa.











