Menurut Panglima TNI, Jenderal Besar Soedirman adalah sosok yang begitu gigih mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, beliau adalah pribadi yang memiliki semangat pantang menyerah dan tetap melaksanakan perang Gerilya. “Walaupun beliau dalam keadaan sakit. Di kalangan TNI, kami sangat menghormati dan mengenang beliau sebagai Bapak TNI karena jasa-jasa beliau dalam membesarkan Tentara Nasional Indonesia,” jelasnya.
Laksamana TNI Yudo Margono juga menyampaikan bahwa berdirinya Monumen Jenderal Besar Soedirman ini tidak lepas dari peran, inisiatif dan kontribusi dari berbagai pihak. “Kami mewakili Tentara Nasional Indonesia dan juga sebagai generasi penerus mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak atas partisipasinya dalam pembuatan monumen ini,” ujarnya.













