Masjid Al-Jihan tersebut berdiri di atas tanah warisan keluarga besar H. Sumarna Natapraja dan H. Adam Darusman, dengan luas bangunan 1.034 m² di lahan seluas 1.400 m². Bangunan ini terdiri dari dua lantai, di mana lantai pertama digunakan sebagai aula dan lantai kedua difungsikan sebagai ruang utama masjid. Masjid ini diwakafkan kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Jihan di bawah naungan Yayasan Al-Maun, dengan harapan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Turut hadir pada acara peresmian tersebut diantaranya para Pejabat Utama Mabes TNI, Pangdam III/Slw Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, Danrem 062/Tn Kolonel Inf Nurul Yakin, unsur Forkopimda Kab. Garut, para tokoh masyarakat, tokoh agama serta tamu undangan lainnya.










