Dalam sambutannya, Panglima TNI menegaskan pentingnya jati diri TNI sebagai landasan moral dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. “Kalian telah dididik dan dilatih dengan dasar-dasar keprajuritan untuk dibentuk menjadi perwira TNI yang memiliki jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional,” ujar Panglima TNI.
Lebih lanjut, Panglima TNI menyampaikan bahwa dinamika lingkungan strategis menuntut prajurit TNI untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan. Tantangan tugas TNI saat ini dan ke depan tidak lagi terbatas pada ancaman konvensional, namun juga mencakup berbagai bentuk ancaman baru yang bersifat multidimensi termasuk di dalamnya ancaman siber maupun ancaman biologis.













