Dalam arahannya, Pangkormar menekankan bahwa kemampuan menembak bukan hanya sekadar keterampilan tempur, melainkan juga simbol profesionalisme dan kesiapsiagaan seorang prajurit Marinir. Oleh karena itu, kemampuan tersebut harus terus diasah dan dipelihara melalui latihan yang rutin dan terukur.
Kegiatan latihan ini juga menjadi sarana mempererat soliditas dan kekompakan di antara jajaran Pejabat Utama Korps Marinir, serta menunjukkan komitmen seluruh personel dalam menjaga kesiapsiagaan operasional satuan-satuan di lingkungan Korps Marinir.
Page 2 of 2













