Selanjutnya, setelah prosesi persemayaman dan upacara pelepasan kedua jenazah, diberangkatkan dari Lanudal Pondok Cabe, Jakarta menuju Provinsi Lampung menggunakan pesawat TNI Angkatan Laut jenis Pesud NC 212-200 Casa Aviocar U-6206.
Setibanya di Lampung, jenazah Kopda Marinir Anumerta Randa Pratama direncanakan disemayamkan dan dimakamkan secara militer di kampung halamannya Kabupaten Lampung Selatan. Sementara itu, jenazah Praka Marinir Anumerta Hamid Dwi Ismail juga akan disemayamkan dan dimakamkan secara militer di Kota Bandar Lampung.
Sebagai bagian dari upaya kemanusiaan dan wujud tanggung jawab Korps terhadap seluruh prajuritnya, Korps Marinir TNI Angkatan Laut menegaskan bahwa proses pencarian terhadap rekan-rekan prajurit yang masih belum ditemukan akan terus dilanjutkan. Hingga saat ini, sebanyak 8 (delapan) prajurit Korps Marinir telah berhasil ditemukan, sementara 15 (lima belas) prajurit lainnya masih dalam proses pencarian secara maksimal melalui kerja sama dengan tim SAR dan instansi terkait.










